6 Profesi Non-Akuntansi yang Cocok Mengambil Brevet Pajak
Di tahun 2026, perpajakan telah menjadi urusan lintas profesi. Dengan sistem Core Tax yang mengintegrasikan data NIK, perbankan, dan transaksi digital, pemahaman pajak untuk owner bisnis bukan lagi tugas staf akuntansi semata. Berikut adalah 6 profesi non-akuntansi yang sangat strategis jika memiliki sertifikat Brevet Pajak: 1. Pengacara & Praktisi Hukum Banyak sengketa bisnis, warisan, atau kontrak komersial yang berujung pada masalah fiskal. Manfaat: Pengacara yang paham Brevet dapat menyusun klausul kontrak yang aman secara pajak (misal: tax gross-up ) dan memiliki kredibilitas lebih tinggi saat mendampingi klien dalam kasus pidana atau sengketa di Pengadilan Pajak. Modul Kunci: KUP (Ketentuan Umum Perpajakan) dan Penagihan Pajak dengan Surat Paksa. 2. Human Resources (HR/Personalia) HR bertanggung jawab atas komponen terbesar biaya perusahaan: gaji dan tunjangan karyawan. Manfaat: HR yang menguasai Brevet dapat menghitung PPh Pasal 21 secara akurat, termasuk penanganan pa...